Dulu, ketika momen 17-an yang merupakan hari jadinya negeri kita, aku sering ikut berbagai perlombaan yang di adakan di kampung halamaku. Bersama dengan saudara dan teman-teman, kita kompak mendaftar dalam berbagai macam lomba yang bisa kita ikuti.
Malah pernah, untuk memperingati ulang tahun saudara sepupu yang jatuh pada tanggal yang sama, aku dan saudara-saudara mengadakan lomba kecil-kecilan hanya untuk kita-kita saja. Modalnya dari orang tua sepupuku tentunya hehe
Itu berlangsung tiap tahun selama masa-masa SD. Beranjak ke tingkat selanjutnya, SMP, partisipasi untuk mengikuti kegiatan tahunan itu makin berkurang, apalagi saat SMK, sudah tidak sama sekali.
Paling hanya mengikuti upacara yang di adakan sekolah saja. Tapi pernah saat SMP aku terpilih menjadi dirijen pemandu paduan suara untuk upacara 17 Agustus di kelurahan. Nerveous sekali, asli. Untung suaraku ga harus lantang selama paduan suara berlangsung, hanya berhitung 1.. 2.. 3.. dan semua mulai bernyanyi.
Menginjak masa kuliah dan bekerja, walau ditempat tinggal mengadakan lomba se-RW, biasanya aku hanya menonton saja, atau melihat upacara pengibaran dan penurunan yang dihadiri presiden melalui televisi.
Aiiihh, kalau dikenang-kenang mah, masa-masa kecil memang masa-masa menyenangkan. Masa-masa yang kini dirindukan..
Dirgahayu Indonesiaku.. ❤🇮🇩
Tidak ada komentar:
Posting Komentar