Hari ini saya pulang ke kampung halaman di Cirebon menggunakan kereta api Indonesia (KAI) jurusan Surabaya. Naik dari stasiun Pasar Senen menggunakan kereta Kertajaya 178 yang berangkat jam 2 siang dan tiba di stasiun Cirebon Prujakan jam 5 lebih 10 menit.
Kereta touch-down di stasiun Cirebon Prujakan sesuai jadwal, kurang 2 atau 3 menit malah. Perjalanan stasiun sampai ke rumah menggunakan sepeda motor kurang lebih memakan waktu 1 jam sampai 1 jam 30 menit. Tergantung berapa km tarikan gas yang di pacu.
Perjalanan Jakarta - Cirebon yang cukup singkat membangkitkan kenangan-kenangan akan perjalanan yang pernah saya tempuh menggunakan kereta antar kota seperti kereta ini.
Mulai dari kenangan semasa kecil yang mudik setelah liburan sekolah yang di habiskan di tanah rantau-an Mama dan Bapak, atau libur lebaran yang kita gunakan untuk berlibur di tanah kelahiran Mama di Rancagaru - Bogor. Masih teringat jelas, saat kereta sudah sedemikian penuh tapi penumpang masih tetap berebut masuk, yang dapat kursi bisa duduk nyaman, yang tidak dapat ya berdiri. Saat saya dan keluarga tidak dapat kursi, Bapak dan Mama dengan gesitnya menyediakan tempat duduk di antara celah sandaran kursi yang bertemu. Menduduki tas yang berisi pakaian, empuk dan walaupun sempit tapi lebih nyaman daripada harus berdiri selama perjalanan.
Kenangan trip nekat -sepanjang 24 tahun saya hidup mungkin itu trip ternekat, karna saya pergi hanya berdua bersama sahabat ke Semarang, berbekal itinerary yang didapat dari trip yang gagal berangkat hihihi.. Sampai dengan kenangan trip ke Malang bersama rombongan sahabat lainnya.
Jasa transportasi darat yang satu ini adalah favorit saya, dan mungkin sebagian besar masyarakat lainnya. Karna waktu tempuhnya yang lebih cepat dibanding waktu tempuh jasa transportasi darat lainnya. Dan tentu lebih nyaman dan leluasa. Ada toiletnya pula, hehe
Foto gunungnya kurang kelihatan ya hehe
Pemandangan sepanjang perjalanan yang memanjakan mata, sudah lekat di ingatan namun tak pernah membosankan. Sesampainya di stasiun Cirebon Prujakan saya langsung di sambut oleh sejuknya angin yang berhembus. Melihat siluet gunung Ciremai yang berdiri tegak nan gagah di ujung sana membuat bibir menyunggingkan senyum.
Ahhh, ini bukan tanah kelahiranku walau di akta tertera nama kotanya, namun ini tempat aku tumbuh dari bayi hingga menginjak usia remaja.
Halo Cirebon!! Aku sampai.. 😄
Perjalanan menggunakan kereta selalu mengangkat kembali memori-memori indah untuk dikenang dan menciptakan yang baru 😁
Perjalanan menggunakan kereta selalu mengangkat kembali memori-memori indah untuk dikenang dan menciptakan yang baru 😁
Perjalan kembali ke Jakarta dua hari yang akan datang pun saya akan menggunakan transportasi ini, kereta! Nanti, saya akan naik dari stasiun Cirebon Kejaksan menuju stasiun Gambir dengan kereta Tegal Bahari 61. Semoga perjalanan kita lancar ya!😊😊😊







Tidak ada komentar:
Posting Komentar