Aku kehilangan harapan
Tiang tempatku berpegang tlah hilang
Aku merasakan kehampaan yang mendalam
Ramaipun tak lagi mengisi kekosongan dihati
Aku ringkih dengan hati yang menangis
Aku rapuh bagai pohon yang kegilangan penopangnya
Karena tak ada lagi kalian yang mengisi
Dahulu persahabatan ini sangat berarti
Setiap pertemuan slalu ku nanti
Namun kini, kian hari kian sirna
Bukan karna rasa itu tak lagi ada
Tapi karna ku merasa kalian semakin jauh
Jauh dan makin jauh dariku
Semakin jauh tuk bersama
Memang kesibukan menyita waktu kita
Mungkin waktu terasa semakin sempit sekedar tuk bercengkrama
Tapi aku masih menanti, hari-hari yang dulu kembali
Namun penantian bergani dengan kekosongan
Penantian berganti kepiluan
Tangisku pecah, tangisku buncah laksana ombak yang tak kian habis
Aku ingin pergi, aku ingin berhenti
Mengharapkan kehangatan, kebersamaan dan keceriaan
Mengharapkan hati ini kembali merasa
Bahwa sahabatku selalu ada
Aku tak ingin menghujat
Aku tak ingin mencaci dan memaki
Aku tak ingin menyalahkan
Karena semua ini bukan salah kalian
Ini hanyalah ke egoan diri yang terlalu menggunung tinggi dan mengikuti nurani
Ini hanyalah kesalahan diri yang 'senang' terbawa emosi
Dari hati seorang sahabat untuk sahabat-sahabatnya.
01/04/2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar