Rabu, 01 April 2015

Aku, Kalian

Aku kehilangan harapan
Tiang tempatku berpegang tlah hilang
Aku merasakan kehampaan yang mendalam
Ramaipun tak lagi mengisi kekosongan dihati

Aku ringkih dengan hati yang menangis
Aku rapuh bagai pohon yang kegilangan penopangnya
Karena tak ada lagi kalian yang mengisi

Dahulu persahabatan ini sangat berarti
Setiap pertemuan slalu ku nanti
Namun kini, kian hari kian sirna
Bukan karna rasa itu tak lagi ada
Tapi karna ku merasa kalian semakin jauh
Jauh dan makin jauh dariku
Semakin jauh tuk bersama

Memang kesibukan menyita waktu kita
Mungkin waktu terasa semakin sempit sekedar tuk bercengkrama
Tapi aku masih menanti, hari-hari yang dulu kembali
Namun penantian bergani dengan kekosongan
Penantian berganti kepiluan

Tangisku pecah, tangisku buncah laksana ombak yang tak kian habis
Aku ingin pergi, aku ingin berhenti
Mengharapkan kehangatan, kebersamaan dan keceriaan
Mengharapkan hati ini kembali merasa
Bahwa sahabatku selalu ada

Aku tak ingin menghujat
Aku tak ingin mencaci dan memaki
Aku tak ingin menyalahkan
Karena semua ini bukan salah kalian
Ini hanyalah ke egoan diri yang terlalu menggunung tinggi dan mengikuti nurani
Ini hanyalah kesalahan diri yang 'senang' terbawa emosi

Dari hati seorang sahabat untuk sahabat-sahabatnya.

01/04/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar