Selasa, 31 Maret 2015

Kepribadian : My Personality

Selamat pagi..

Kali ini aku mau bahas sedikit tentang kepribadian. Tulisan ini bukan artikel ilmiah seperti jenis-jenis kepribadian dan klasifikasinya, etc.

Tulisan kali ini gak lain cumam sebuah langkah yang aku buat sekedar untuk mengenali diri sendiri. Tentunya penting bukan buat kita untuk mengenali kepribadian setidaknya kepribadian yang kita miliki?

Nah, pertama-tama, aku itu seseorang yang cenderung penyendiri. Terkadang aku nyaman untuk berbincang-bincang dengan diri sendiri (bukan berarti gila ya!! Hehe) dan gak terlalu terbuka sama orang lain. Aku orang yang pendiam dan gak terlalu suka menjadi sorotan publik, aku lebih suka beraksi dibelakang panggung, jadi yang sibuk tapi di 'behind the scene' hehehe.

Jiwaku sedikit banyaknya suka travelling walau sejauh ini belum pernah traveling sendiri sih (but I'd love to!). Mungkin karna terlalu banyak faktor yang dipikirkan, seperti kuliah dan pekerjaan yang gak mungkin seenaknya ditinggal sedangkan waktu cuti kerja biasanya aku ambil saat hari raya idul fitri untuk pulang kampung. Serta faktor lainnya adalah keuangan, karna aku harus mikirin biaya kuliah dan lain sebagainya.

Aku suka melihat pemandangan dan mencintai fotografi walaupun sekarang hanya bisa asal jepret dengan android kesayangan :).

Orang yang jarang mencurahkan isi hatinya dan berbagi masalah, that's who I'm. Bukan karna gak percaya sama orang tersebut, tapi mungkin aku terbiasa menjalaninya sendiri. Mungkin juga karna merasa tidak bisa terlalu mengandalkan orang lain, atau seringnya ditolak saat meminta tolong hahaha I'd never know.

But, tetep ada orang yang biasa aku suka curhat sama dia. She is my best friend. ^_^
Oiya, btw about best friend, aku sangat menghargai hubungan persahabatan. Bukankah sahabat itu sudah lebih dari sekedar teman biasa?
Yups, persahabatan itu hubungan yang langka dan sakral menurutku. Their is very special. So, I love them, my dearest best friends. I love my family too, of-course ♡♥

Aaand, well.. mungkin itu aja yang bisa aku share. Semoga kita bisa mengenali diri kita sendiri ya guys. Dan dengan demikian, semoga kita lebih bisa mengontrol diri kedepannya, karena kita sudah tau diri kita sendiri. Bagi yang suka marah semoga bisa mengontrol amarahnya hehehe (seems, me too hihi)

So far, aku cukup mengenali diri sendiri dan coba terus mengontrol hal-hal jelek yang ada. How about you, guys?

Have a nice day!! ;)

Senin, 23 Maret 2015

Barisan do'aku

Ya Allah,
Engkaulah Yang Maha Memiliki langit dan bumi.
Engkau Maha Kaya lagi Maha Pemurah.
Engkaulah Robb satu-satunya Yang Maha Kuat dan patut tuk disembah..

Sungguh hamba-Mu ini hina dan tak berdaya,
Ampunkan dosa dan alfa hamba,
Ampunkan dosa dan alfa kedua orangtua hamba,
Ampunkan dosa dan alfa saudara & sanak keluarha hamba,
Ampunkan dosa dan alfa saudara seiman hamba..

Kami hanyalah hamba-Mu yang kecil dan rapuh,
Yang selalu memohonkan pengampunan-Mu,
Yang selalu mengharap kasihsayang dan perlindungan dari-Mu,
Yang haus akan ridho serta rahmat-Mu..

Mudahkalah ya Robb,
Bagi kami untuk taat beribadah kepada-Mu,
Untuk mensyukuri nikmat dalam segala bentuk yang Kau anugerahkan,
Untuk bersabar dalam ujian kebahagiaan dan kesedihan dari Engkau,
Untuk semakin mencintai Engkau dan Rasul utusan-Mu..

Allah Yang Maha Berkehendak,
Hilangkanlah hutang yang mengikat kami,
Jauhkanlah azab yang mengancam kami,
Haramkanlah kami dari neraka-Mu yang menggelegar,
Ampuni dan lindungilah kami ya Robb, Yang Maha Pengampun lagi Maha Pelindung..

Sungguh, jiwa dan raga kami ini adalah milik-Mu,
Nyawa ini akan kembali kehariban-Mu,
Segala dunia dan isinya kepunyaan-Mu,
Jauhkanlah kami dari mencintai dunia dan melupakan akhirat,
Berikanlah kami hidayah dan peringatan-Mu yang membawa kami pada ketakwaan terhadap-Mu..

Ya Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati,
Segumpal daging ini adalah bentuk kuasa-Mu yang lain,
Dari sekian kuasa yang tak terhingga hitungannya,
Luaskanlah hati kami dalam menerima hidayah-Mu,
Lapangkan hati kami untuk menerima segala ketetapan-Mu,
Lunakkan hati kami dalam menerima kebaikan dan karunia dari-Mu,
Jauhkanlah kami dari segala penyakit hati,
Jadikanlah kami hamba yang tak henti memuji dan mengagungkan-Mu,
Hamba yang hanya bergantung dan mengharap kepada-Mu..

Ya Allah,
Sungguh Engkau Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa,
Yang Maha lembut lagi Maha Sempurna,
Yang berhak untuk menyombong lagi Maha Agung,
Hanya pada Engkau-lah kami memohon dan memunjatkan pinta,
Perkenankanlah doa-doa kami,
Ampunkanlah kami..
Aamiin ya Robb..

Bakti Terhadap Orang Tua


Semua orang pasti memiliki orang tua. Ibu dan Ayah merupakan sosok yang tak akan pernah tergantikan sepanjang hidup kita. Mereka membesarkan kita dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang yang tiada tara. Budi baik keduanya sangat terhingga sehingga meski kita berusaha keras dengan cara apapun untuk membalasnya tak akan tergantikan.

Seperti kisah soerang anak yang menggendong ibunya yang telah tua renta dan melakukan thowaf keliling Ka'bah, itu pun belum bisa membalas setarik nafas yang sang ibu keluarkan ketika melahirkannya.

Ada dua hadits yang disebutkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Adabul Mufrod pada hadits no. 10 dan 11 yang menerangkan bagaimana balas budi pada orang tua sebagaimana berikut ini.

Tidak Bisa Membalas Budi Orang Tua
Dari Abu Hurairah dari “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,
لاَ يَجْزِى وَلَدٌ وَالِدَهُ إِلاَّ أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوْكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ
“Seorang anak tidak dapat membalas budi kedua orang tuanya kecuali jika dia menemukannya dalam keadaan diperbudak, lalu dia membelinya kemudian membebaskannya.” (Dikeluarkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 10, shahih) Lihat Al Irwa’ (1737): [Muslim: 20, kitab Al ‘Itqu, hal 25-26]
Faedah dari hadits di atas:
1- Agungnya hak orang tua dalam Islam, sampai sulit untuk dibalas jasa-jasa mereka.
2- Jika orang tua adalah seorang budak (hamba sahaya), maka seorang anak wajib membeli orang tuanya lantas memerdekakannya.
3- Budak dinyatakan merdeka bisa jadi hanya dengan kepemilikan anggota kerabatnya.
4- Anak tidaklah menunaikan hak orang tua yang menjadi budak hingga ia memerdekakannya ketika telah membelinya.

Sambil Menggendong Ibu di Punggung
Dari Abi Burdah, ia melihat melihat Ibnu Umar dan seorang penduduk Yaman yang sedang thawaf di sekitar ka’bah sambil menggendong ibunya di punggungnya. Orang itu bersenandung,
إِنِّي لَهَا بَعِيْرُهَا الْمُـذِلَّلُ –  إِنْ أُذْعِرْتُ رِكَابُهَا لَمْ أُذْعَرُ
Sesungguhnya diriku adalah tunggangan ibu yang sangat patuh. Apabila tunggangan yang lain lari, maka aku tidak akan lari.
ثُمَّ قَالَ : ياَ ابْنَ عُمَرَ أَتَرَانِى جَزَيْتُهَا ؟  قَالَ : لاَ وَلاَ بِزَفْرَةٍ وَاحِدَةٍ، ثُمَّ طَافَ ابْنُ عُمَرَ فَأَتَى الْمَقَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَالَ : يَا بْنَ أَبِى مُوْسَى إِنَّ كُلَّ رَكْعَتَيْنِ  تُكَفِّرَانِ مَا أَمَامَهُمَا
Orang itu lalu berkata, “Wahai Ibnu Umar apakah aku telah membalas budi kepadanya?” Ibnu Umar menjawab, “Belum, walaupun setarik nafas yang ia keluarkan ketika melahirkan.” Beliau lalu thawaf dan shalat dua raka’at pada maqam Ibrahim lalu berkata, “Wahai Ibnu Abi Musa (Abu Burdah), sesungguhnya setiap dua raka’at (pada makam Ibrahim) akan menghapuskan berbagai dosa yang diperbuat sesudahnya.” (Dikeluarkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 11, shahih secara sanad)
Faedah dari hadits di atas:
1- Dorongan berbakti pada ibu.
2- Besarnya hak orang tua yang mesti dipenuhi oleh anak.
3- Shalat menghapuskan berbagai dosa kecil.
4- Keutamaan thowaf dan shalat di belakang maqam (bebas jejak kaki) Ibrahim.
5- Sulitnya membalas jasa orang tua walaupun dengan menggendongnya ketika thowaf, seperti itu belum bisa membalas seluruh jasa mereka.

Jika kita telah melihat kedua hadits di atas bahwa jasa orang tua (terutama ibu) teramat sulit itu dibalas, lantas bagaimana kita membalas jasa mereka?
Jadilah anak yang berbakti, taat pada perintah mereka selama dalam kebaikan, jadi pula anak sholih yang rajin menyertai mereka dalam do’a-do’a kita. Jika mereka telah tiada, banyak doakan mereka, jadilah anak sholih yang giat ibadah karena setiap amalan anak bermanfaat bagi orang tua yang sudah tiada, juga ikatlah hubungan baik dengan kerabat dan kolega mereka. Ibnu Umar berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,
إِنَّ أَبَرَّ الْبِرِّ أَنْ يَصِلَ الرَّجُلُ أَهْلَ وُدِّ أَبِيْهِ
“Sesungguhnya kebajikan terbaik adalah perbuatan seorang yang menyambung hubungan dengan kolega ayahnya.” (Disebutkan dalam Adabul Mufrod no. 41, shahih)Lihat As Silsilah Ash Shahihah (3063): [Muslim: 45-Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab, hal. 11-13]

Di antara doa-doa untuk orang tua yang tercantum dalam Al Qur’an adalah sebagai berikut :

وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS: Al-Israa' Ayat: 24)

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)". (QS: Ibrahim Ayat: 41)
رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan". (QS: Nuh Ayat: 28)
Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang mendoakannya. (HR. Muslim)


Jika kita tidak berdoa untuk orang tua kita, maka putuslah rezeki kita :
Apabila seorang meninggalkan do’a bagi kedua orang tuanya maka akan terputus rezekinya. (HR. Ad-Dailami)

Semoga kita dijadikan oleh Allah SWT menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua kita, menjadi anak yang sholeh dan sholehah, selalu mendoakan keduanya, dan dimudahkan untuk meraih surga dengan bakti tersebut. aamiin
Wallahu waliyyut taufiq.
Semoga bermanfaat