Masih tentang kereta, kadang-kadang nyebelin dan kadang menyenangkan. Why?
Because, pas kereta lengang alias kosong itu kita bisa nyamaaan binggo, loh.. maksudnya nyaman banget duduk manis di kursi khasnya (kursi panjang yang ada di kanan-kiri tiap-tiap gerbong) sambil menikmati perjalanan. Ada yang main hp, baca buku, ngobrol bahkan sampe baca kitab (masing-masing agama).
Walaupun ada yang berdiri tapi hanya satu atau dua orang (tidak banyak), itu juga masih bisa dibilang, yaaa nyaman lah..
Daaaan, pas gerbong penuh pake banggeeettt itu, huaaaaa huha.. huha.. huha.. padet, sesek, dan I can't move! Hehehe, apalagi kalau keretanya harus ketahan menunggu sinyal masuk dari stasiun yang akan disinggahi, rasanya waktu berhenti berputar -nggak selebay itu sih hehe *pisss*
Hanya saja kaki ga bisa dibohongi. Pegel abisss (ada yang bilang sampe cantengan, aslinya saya pribadi ga ngerti sih apa artinya cantengan hihihi), bisa dibayangkan lah ya bagaimana rasanya, dengan kondisi gerbong penuh sesak tak bisa bergerak.
Disisi lain, saat momen itu, saya kadang melihat keluar jendela dan melihat sekeliling. Kadang ada beberapa anak-anak yang bermain disekitar rel. Ada juga ibu-ibu atau bapak-bapak yang dengan sabar menununggu kereta tuntas melewat, bukan asal liatin, tapi karna memang mereka juga mau nyebrang hehehe
Kalau pas lagi waktu Magrib kita bisa liat sunset yang diem-diem mulai meninggalkan langit dan terlihat diantara gumpalan awan dan bangunan hehehe, so beautifull!! ^_^
Atau kita juga bisa liat orang-orang yang ada sangat dekat dengan kita (gimana ga deket sangat yaa kan?? Hehe), ada yg asyik chatting, main game, telponan, ngobrol atau bahkan diam seribu bahasa, bahasa suara dan bahasa tubuh, bete mungkin ya nungguin sinyal masuk (iya banggeeett). Dan saya mengamati hihi
Actually, there is many more story yang bisa diceritain. Tapi berhubung artikelnya sudah panjang, kita lanjut next time lagi yakss.. See yaa ;-)